PENGALAMAN PAHIT

Oke kali ini gue akan bercerita tentang pengalaman pahit, yaitu pengalaman merasakan rasa sakitnya ketika salah satu bagian organ dalam “berpindah” alias bergeser.

Dimulai dengan Jumat malam tanggal 31 Desember 2010. Yang 1 hari sebelum tanggal 1 January 2011, ya biasalah disebut malam tahun baru. Gue berserta kawan-kawan komplek berencana membuat acara seru seperti bakar-bakar makanan dan bermain petasan lalu jalan-jalan hingga pagi menjelang. Sekitar jam 9 malam, gue dan kawan-kawan memulai acaranya. Pertama kita bakar jagung dahulu. Sempet kebingungan juga soalnya gue belom handal untuk membakar arang. Lewat 1 jam akhirnya arangnya pun terbakar, sukses nih. Dimulai lah membakar jagungnya dulu. Cukup 45 menit semua jagung sudah terbakar dan dalam waktu 10 menit ludes lah jagung yang sudah dibakar itu dimakan. Nah jam 11.15, dimulailah kita membakar ayam. Cukup lama nih masaknya hampir 45 menit padahal ayamnya cuman 1. Pas banget setelah ayamnya matang, jam pun berdentang menandakan pukul 12 malam. Yang artinya kita sudah melewati tahun 2010 dan mulai memasuki tahun  2011. Akhirnya semua petasan kita nyalakan. Dari mulai petasan jangwe, curut, teko dll. Seru sangat deh pokoknya.  Saat jam 1, gue dan kawan-kawan rencananya mau jalan-jalan. Sebelum berangkat kita beres-beres dulu. Tapi jadinya malahan main bola di lapangan. Nah otak gue terbesit ide mau melakukan gaya salto. Yaitu gaya kaki di kepala, kepala di kaki. Tapi emang lagi sial, gua salah jatuh dan yang menyentuh bagian tanah itu bahu gue sebelah kiri. Alhasil gue ga bisa bangun dan minta tolong kawan-kawan gue. Pas dipijit sama satpam, dia bilang, “wah ini kegeser nih tulangnya”. Gue cuman bisa diem. Dalam pikiran gue, “matilah gue dirumah”. Langsung aje gue dianterin ama kawan gue. Nyampe rumah gue langsung tidur. Besok paginya gue bilang ke bokap (papa), “pah, bahu tulangnya kegeser”, sontak kaget semua. Abis deh gua dimarahin. Siangnya gue langsung dibawa ketukang pijit terkenal. Pas dipijit gue denger bunyi “gratak gratak”, kayak bunyi tulang patah gitu. Hmm berasa juga hampir aje gue nangis. Dari situlah sialnya. Rencana siangnya gue ama keluarga mau jalan-jalan gajadi gara-gara penyakit ini. Dan gue harus absen kuliah selama 1 minggu karena bahu gue belum cukup pulih. Dan akhirnya lewat 1 bulan, kondisi bahu sembuh 90%. Dan 2 bulan kemudian full sembuh 100%. Alhamdulillah yah. Dan sampe sekarang bahu gue udah bisa digerakin kayak biasa lagi, walaupun ada rasa yang sedikit berbeda. Nah itulah cerita pengalaman pahit gue. Gak lagi deh bikin bagian organ dalam sakit-sakitan.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s